Dari Bandara ke Gambir
Bandara Soekarno-Hatta - Stasiun Gambir
Dari Gambir ke Bandara
Stasiun Gambir - Bandara Soekarno-Hatta
Tarif
- Rp 20.000,–
Referensi
- Saya belum pernah observasi, tapi memang ada bus Damri yang melayani rute ini.
[SvB]
Bandara Soekarno-Hatta - Stasiun Gambir
Stasiun Gambir - Bandara Soekarno-Hatta
[SvB]

Foto oleh Suryadi van Batavia
Terminal Senen - Jalan Pejambon - Stasiun Gambir - Jalan Medan Merdeka Utara (Istana Negara) - Jalan Medan Merdeka Barat (Monumen Nasional) - Jalan MH Thamrin (Sarinah) - Jalan Jenderal Sudirman - Jalan Hang Tuah - Pasar Mayestik - Pasar Kebayoran Lama - Cipulir - Ciledug Raya - Ciledug
Ciledug - Ciledug Raya - Cipulir - Jalan Jenderal Sudirman - Jalan MH Thamrin - Jalan Medan Merdeka Barat (Indosat, Museum Nasional) - Jalan Medan Merdeka Selatan (Balaikota) - Jalan Merdeka Timur (Stasiun Gambir) - Jalan Perwira (Masjid Istiqlal) - Jalan Lapangan Banteng Barat (Kementerian Agama) - Jalan Lapangan Banteng Selatan (Hotel Borobudur) - Jalan Doktor Wahidin (Kementerian Keuangan) - Jalan Gunung Sahari - Terminal Senen
[SvB]
Jalan Komsen Raya RT 001/06, Jati Asih, Jati Asih
Bekasi 17423
Telepon 021-8215593, 82422616
Biasanya gw gak dapet masalah apa-apa saat menggunakan jasa taksi ini. Supirnya baik-baik, argonya tidak curang, interiornya nyaman. Lumayan lah. Tapi Kamis sore 19 Januari 2012, gw dan teman-teman (total 5 orang) naik taksi Primajasa untuk jarak yang tidak terlalu jauh. Sebenarnya tidak enak juga melebihi kapasitas (mestinya maksimal 4 orang), tapi karena terpaksa, ya kami naik saja. Supirnya pun tidak nampak keberatan.
Tiba di tujuan, argo menunjukan Rp 11.250,–. Temen gw yang duduk di depan memberi Rp 12.000,– Sontak si supir bereaksi, “Kok cuman segini? Mestinya dua puluh ribu, apalagi ini lima orang!”
Kontan gw dan temen2 kaget. Gile, tumben2an nih supir Primajasa marah-marah dikasih dua belas rebu. Temen gw buka dompet lagi, nyari2 duit buat nambahin. Tapi gw gak suka sama kata2 si supir. Gak kalah sewot, gw nyolot dengan nada gak kalah tinggi, “Udah, kasih lima belas aja. Dua puluh rebu itu kalo pesen lewat telepon!” Si supir akhirnya diem. Kami dah tambahin 5.000,– jadi total Rp 17.000,–
Gw akuin bahwa naik taksi sekaligus 5 orang itu melebihi kapasitas, tapi sikap supir itu bikin jengkel juga. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi lain waktu.
[SvB]
Terminal Blok M (jalur 6) - Iskandarsyah - Melawai Raya - Panglima Polim - RS Fatmawati - Pondok Labu
Pasar Pondok Labu - RS Fatmawati - Panglima Polim - Melawai Raya - Terminal Blok M (jalur 6)
[Terminal Lebak Bulus] – Ciputat Raya – [Pondok Pinang] – TB Simatupang – [Pondok Indah 1] – Metro Pondok Indah – [Pondok Indah 2] – (Mal Pondok Indah) – Iskandar Muda [Tanah Kusir Kodim] – [Kebayoran Bungur] – Teuku Nyak Arif [Pasar Kebayoran Lama] – [Simprug] – Letjen Soepono [Permata Hijau] – [RS Medika] – [Pos Pengumben] – Panjang [Kelapa Dua Sasak] – [Kebon Jeruk] - [Ash-Shiddiqiyyah] – Daan Mogot [Indosiar] – S Parman [Jelambar] – [Grogol 2] - Tomang Raya – (Mal Ciputra) -[Tomang Mandala] - [RS Tarakan] - [Petojo] - [Harmoni]
Ciputat Raya = jalan
[Lebak Bulus] = halte, terminal
(Mal Pondok Indah) = gedung
ArmadaPP (Primajasa) dan LRN (Lorena), berwarna abu-abu
Pernah pada suatu sore, dari Harmoni ke Lebak Bulus tapi penumpang diturunkan di halte Kebayoran Lama. Kemudian bus tersebut berputar balik ke Harmoni lagi. Entah kenapa, mungkin karena armadanya kurang.
[SvB]